Assalamu'alaikum Sobat Jkpers!
Kembali lagi di bedah film, dari film yang belum atau sudah kamu tonton, namun, belum menemukan apa yang bisa dipelajari dan bekal untuk kita menghadapi kehidupan ini. Ya! Perihal materi kehidupan belum tentu kamu temukan di pelajaran sekolah bahkan kuliah. Tapi, tenang saja! Kini kami hadir untuk meringkas sebuah film 'Jalan Yang Jauh, Jangan Lupa Pulang'
Kasih sayang dari orang begitu pengaruhnya pada kelayakan diri terhadap memandang dunia, sama halnya dengan film ini. Ada beberapa pelajaran yang membuat kita setuju :
1. Komunikasi dan Keterbukaan dalam Keluarga
Aurora, Awan, dan Angkasa harus berpisah pandang karena komunikasi keluarga yang kurang, hingga Aurora merasa tak dipahami saat merantau di London.
Refleksi yang terjadi : Di masa sekarang, teknologi membuat jarak jadi dekat tapi komunikasi bisa superfisial—chat singkat, tanpa kedalaman. "Orang tua perlu mendengar, anak butuh ruang bicara." Ciptakan check-in keluarga rutin—makan malam bersama ataupun video call, bukan sekadar 'lunasi tugas' atau 'gimana kabarnya?' biasa.
2. Sahabat Adalah Keluarga Pilihan
Honey dan Kit jadi sandaran Aurora di London, membuatnya merasa punya "rumah kedua".
Refleksi yang terjadi : Banyak yang merantau atau pindah kerja di kota baru. Teman-teman sejati adalah yang hadir saat bahagia dan sedih. "Jangan abaikan sahabat sejati. Saat dukungan mereka tulus, itu bisa jadi pondasi kuat saat kita jauh dari 'rumah'."
3. Mengenal Identitas Pribadi: Rumah bukan cuma Tempat
Aurora menyadari rumah tidak selalu fisik—London pun bisa menjadi rumah karena rasa nyaman.
Refleksi yang terjadi :Di era hybrid working dan kehidupan global, rumah bisa berupa kota, komunitas, bahkan profesi. "Rumahmu adalah tempat kamu merasa tenang, diterima, dan dihargai—bukan selalu tanah kelahiran."
4. Menghindari Toxic Relationship
Hubungan Aurora dan Jem digambarkan emosional dan merusak; namun ia berhasil bangkit.
Refleksi yang terjadi :Generasi digital sering terjebak dalam hubungan yang tidak sehat—komunikasi yang abusif, gaslighting, atau kecanduan media sosial pasangan. "Kenali sinyal toxic: tekanan emosional, manipulasi, atau isolasi. Jangan takut untuk pergi dan cari lingkungan yang sehat."
5. Proses Dewasa itu Berat, Tapi Penting
Angkasa, Awan, dan Aurora melalui proses pendewasaan—belajar memahami perasaan dan pilihan masing-masing.
Refleksi yang terjadi : Dewasa bukan soal usia, tapi tentang leadership, kejujuran diri, dan memahami batasan. "Kita semua pernah salah. Tapi dewasa adalah saat kita berani bertanggung jawab, memperbaiki, dan berani menetapkan batas."
6. Saling Tolong Tanpa Ego
Karakter belajar untuk saling bantu dan mengerti tanpa mendorong sesuai kehendak sendiri.
Refleksi yang terjadi : Hidup tidak selalu sejalan. Saat saudara atau teman membutuhkan, respon bukan sekadar menegur, tapi mencoba memahami dan mendukung. "Tolong bukan hanya soal tindakan besar. Kadang cukup tanya: 'Apa yang kamu butuhkan sekarang?', lalu dengarkan, bukan langsung menyarankan."
FAI (32)