Bedah Film : Sisi Positif Drama Maestra : Strings of Truth -->

Header Menu

Bedah Film : Sisi Positif Drama Maestra : Strings of Truth

Jurnalkitaplus
27/11/25

Assalamu'alaikum Sobat Jkpers!

Kembali lagi di bedah film, dari film yang belum atau sudah kamu tonton, namun, belum menemukan apa yang bisa dipelajari dan bekal untuk kita menghadapi kehidupan ini. Ya! Perihal materi kehidupan belum tentu kamu temukan di pelajaran sekolah bahkan kuliah. Tapi, tenang saja! Kini kami hadir untuk meringkas sebuah drama 'Maestro : Strings of Truth'

Cocok untuk orang yang suka musikal karena ada karakter konduktor orkestra wanita dengan kepribadian kuat dan kisah kelam yang kompleks.

1. Perempuan Bisa Jadi Pemimpin Hebat, Bahkan di Dunia yang Maskulin

Cha Se-eum adalah seorang maestro orkestra — posisi yang sangat langka untuk perempuan, baik di dunia nyata maupun fiksi.
Di tahun ini, masih banyak bidang (IT, teknik, seni, politik) yang belum cukup banyak diisi oleh perempuan. Drama ini memberi inspirasi bahwa perempuan bisa punya kendali, suara, dan kuasa atas ruang kreatif dan profesional mereka.

Pelajaran : Banyak wanita hari ini jadi leader bisnis kecil, startup, komunitas, atau bahkan konten kreator — dan perjuangan mentalnya mirip: harus tegas, tetap lembut, dan tidak dianggap emosional saat mengambil keputusan.

2. Trauma Masa Lalu Tidak Harus Menghentikan Masa Depan

Cha Se-eum menyimpan rahasia dan luka yang memengaruhi hidupnya, tapi dia tetap berdiri di panggung besar.

Pelajaran : Masa lalu bukan alasan untuk menyerah. Kita bisa sembuh dan tetap maju meski menyimpan luka. Di era sekarang, kesehatan mental lebih terbuka dibahas. Banyak orang mulai terapi, journaling, atau sekadar bicara ke orang yang dipercaya. Drama ini mendorong penonton untuk tidak memendam trauma sendirian.

3. Profesionalisme itu Butuh Disiplin dan Ketegasan

Cha Se-eum sangat profesional dalam pekerjaannya — dia tegas, tidak pilih kasih, dan selalu menuntut yang terbaik dari timnya.

Pelajaran: Untuk jadi terbaik, kita butuh disiplin, kerja keras, dan keberanian menghadapi konflik. Di dunia kerja di tahun ini yang serba cepat dan penuh tekanan, penting banget menjaga etika kerja dan tidak baperan saat ditegur atau dituntut performa tinggi.

4. Tidak Semua Orang Akan Mendukungmu, Tapi Kamu Tetap Bisa Menang

Sepanjang drama, banyak orang yang mencoba menjatuhkan Cha Se-eum karena iri atau tidak suka perempuan punya power.

Pelajaran : Jangan bergantung pada validasi orang lain. Fokus pada tujuan dan terus jalan. Di media sosial atau lingkungan kerja, kadang kita diremehkan atau dihujat. Tapi jika yakin dengan tujuan, tetap bisa maju. Apalagi sekarang banyak yang mulai bangun personal branding — konsistensi lebih penting dari komentar orang.

5. Kebenaran Akan Selalu Terbuka, Walaupun Butuh Waktu

Drama ini juga punya elemen misteri di mana adanya pengungkapan rahasia besar—hal ini menegaskan bahwa keberanan tidak bisa selamanya ditutupi.

Pelajaran : Dalam kehidupan sehari-hari, adanya transparansi dan kejujuran di mana jauh lebih bernilai daripada citra palsu atau yang dibuat-buat.

Siapa yang takut untuk jujur? Pasti nyaris semua, bahkan di saat terdesak sekalipun, kejujuran seolah jangan dilakukan sama dengan "kamu mengorbankan diri sendiri" tapi, kami tanya : "Jujur menyakitkan di awal dan insyaAllah bisa diterima dengan mudah daripada awalnya kamu memilih untuk membohongi walaupun demi kebaikan tapi jauh lebih menyiksa setiap saat sampai nantinya kamu lebih memilih jujur saja."

FAI (32)