Bedah Buku: Hidup Ini Singkat, Jangan Dibawa Berat - Dale Carnegie -->

Header Menu

Bedah Buku: Hidup Ini Singkat, Jangan Dibawa Berat - Dale Carnegie

Jurnalkitaplus
25/12/25



Jurnalkitaplus - Kita sering berpikir dan tahu bahwa hidup di dunia hanyalah sementara, kan? Terkadang tanggung jawab seiring berjalannya waktu, usia dan pengetahuan bertambah, merasa berat dan cenderung tidak menyadari, hal yang kita sepelekan sebelumnya, atau bahkan saat ini justru merenggut Kesehatan mental yang akhirnya lagi-lagi tubuh kita jadi korban.

Dari buku Life is Short, Make it Great, yang diartikan Hidup Ini Singkat, Jangan Dibawa Berat karya Dale Carnegie. Sekilas mengenal pengarang buku self development, beliau adalah seorang ahli komunikasi dan pengembangan diri yang telah menulis banyak buku terkenal, salah satunya How to Win Friends and Influence People, dengan filosofinya menekankan pada pentingnya berpikir positif dan membangun relasi yang sehat.

#1 Pelajaran Penting pada halaman 25, Dale Carnegie menyarankan untuk membangun kepercayaan diri dan kekuatan pribadi, mungkin kebanyakan dari kita masih membatasi tameng dengan perbandingan introvert dan ekstrovert. Tapi dari sekilas singkat yang saya jabarkan dari buku ini, ada enam :

1.      Penerimaan diri : Seperti yang saya bilang tadi, bahwa keterbatasan dalam menilai seseorang ekstrovert atau introvert, seharusnya kamu bisa menilai bahwa setiap orang punya kekuatan yang sama atau tidaknya. Jangan sesekali hanya fokus pada kekurangan yang membuat kamu merasa terisolasi dari keyakinan orang lain. Fokuslah pada penerimaan diri, ya, kamu memang berbeda tapi itu adalah keunikan kamu untuk bisa lebih percaya diri, dan sekelilingmu bisa terinspirasi dari hal tersebut.

2.      Penghormatan Diri : Kamu pasti masih mengingat prestasi dirimu di masa lalu, kan? Jadikan itu bahan bakar untuk kamu bisa lebih yakin untuk menjalani kehidupan di masa sekarang. Coba renungkan diri yang tak kamu sadari bisa membuatmu lebih berkembang.

3.      Berdialog positif dengan diri sendiri : kita tahu bahwa ucapan adalah do'a itu sama saja seperti kamu sedangkan mengucapkan hal baik yang akan direspon baik juga oleh dirimu juga insya Allah sekitarmu. Kekuatan ini menciptakan alam bawah sadar juga memberikan energi baik untuk diri kamu juga.

4.      Ambil resiko : dari yang pernah aku baca di buku Mr.Bob kampung inggris Talk Active, terlampir kutipan dari M. Haris Shofy A. bahwa "menghadapi resiko adalah salah satu prinsip hidup yang tidak akan pernah bisa dihindari. Semua tergantung dirimu, ambil resiko tinggi dan mengalami perubahan diri? Atau ambil resiko rendah, hidup alakadarnya dan kemudian mati!" dari keberanian mengambil resiko, kamu bisa mendapatkan peluang untuk belajar dan tumbuh. Belajar dari kesalahan juga pilihan yang kamu ambil. Mungkin juga kamu bisa mendapatkan sekaligus untuk meningkatkan rasa penerimaan diri dan penghormatan diri.

5.      Jadilah diri sendiri : Mungkin ini masih sangat sulit untuk segelintir banyak orang, kamu mungkin adalah salah satu orangnya. Jika saat ini masih berpura-pura dan mengejar perhatian orang lain untuk bisa diterima, kenapa tidak kamu merubah strategi dengan tunjukkan dirimu sendiri, jangan berhenti menjadi lebih baik setiap harinya, nanti kita lihat siapa saja yang bisa menerima kamu dan mari kita rayakan penerimaan diri yang sebelumnya sangat sulit kamu terima!

6.      Ciptakan sistem pendukung yang kuat : banyak tantangan sudah pastinya untuk menempuh kepercayaan diri dan memiliki kekuatan diri. Namun, masih adakah orang yang melihat mu bangga ketika kamu berproses? Jika ada, mari lawan orang-orang yang mengurangi kepercayaan diri mu.

Dale Carnegie meminta kamu untuk menuliskan kata penyemangat singkat, seperti tiga hal yang paling kita banggakan, kemudian tulis juga sebuah risiko yang akan kamu ambil dalam waktu terdekat.

#2 Pelajaran Penting pada halaman 33, terdapat daftar prinsip-prinsip dasar Dale Carnegie untuk meningkatkan keseimbangan diri. Daftar tersebut berada di judul "Kelola Sikap Mental Anda yang Akan Membawa Kedamaian dan Kebahagiaan", dari buku larisnya yang berjudul, "Stop Worrying and Start Living"

1.      Isilah benak kamu dengan pikiran kedamaian, keberanian, Kesehatan dan harapan.

2.      Jangan pernah mencoba membalas musuh-musuh kamu.

3.      Jangan mengharapkan ucapan terima kasih dari orang lain.

4.      Hitung berkat, bukan kesulitan kamu.

5.      Jangan meniru orang lain.

6.      Cobalah mengambil hikmah dari kerugian kamu.

7.      Ciptakan kebahagiaan bagi orang lain.

Kutipan dari Euripides, "Hal terbaik dan paling aman adalah menyeimbangkan kehidupan kamu."

Kita sadar bahwa ada kalanya, kesulitan dalam menyeimbangkan segala hal dalam hidup kita. Ada berbagai elemen seperti karir, keuangan, Kesehatan, keluarga, kehidupan sosial, diri sendiri, Masyarakat dan kehidupan Rohani. Coba kita renungkan lagi untuk mempertimbangkan apa yang ada dalam kendali sehingga kamu dapat memprioritaskan lagi dan menemukan keseimbangan hidup. Mana tahu ada yang bisa kamu abaikan, dari penjabaran di bawah ini :

1.      Karier : sepele tapi kemungkinan besar ini berdampak buruk. Pulanglah tepat waktu, jika tidak bisa, berani untuk merundingkan perubahan dengan atasan.

2.      Keuangan dalam konteks apapun itu : cukup! Berhenti untuk membeli inovasi atau teknologi terbaru, padahal keuangan yang kamu punya saat ini bisa menyelamatkan kamu di masa darurat yang belum kamu ketahui.

3.      Kesehatan (termasuk diet, olahraga, tidur, minum, merokok) : biasakan tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap harinya, berolahraga seminggu 3 atau 4 kali, dan jangan lupa mengkonsumsi nutrisi yang cukup.

4.      Keluarga : jadikanlah ini prioritas utama dalam hidup kita, memang sering terabaikan oleh elemen yang lain. Tapi, jadwalkan kapan waktunya bertamasya, membaca buku, tadarus bersama, mungkin bisa dilakukan setiap minggu dalam waktu yang bersamaan.

5.      Kehidupan sosial : kehadiran mereka sama berarti nya, lihat kembali hubunganmu dengan sahabat atau team mu, ambil waktu untuk berjumpa atau sekedar traktir mereka. Entah saat menonton bioskop atau festival, makan siang atau lain sebagainya.

6.      Kamu (diri sendiri) : masih adakah kegiatan yang pernah atau saat ini kamu gemari? Coba luangkan itu untuk kamu lakukan, mungkin seperti menghafalkan al-qur'an, membaca buku, menulis novel atau mendengarkan murottal al-qur'an.

7.      Masyarakat : dari bukunya dituliskan "harus selalu diulangi" karena kita kembali ke Masyarakat adalah cara termudah untuk bisa menyeimbangkan hidup kita, seperti mendorong rasa memberi, rasa terima kasih, dan rasa tanpa pamrih, atau berbuat tanpa imbalan. Kita tidak perlu meluangkan waktu banyak tapi kita bisa memulai dan membangun rasa kebersamaan.

8.      Kerohanian : Sering yah? Terkadang terlalu sering merasa spiritual, merasa kehilangan perasaan itu. Tidak melulu untuk menyeimbangkan diri dengan ibadah, meditasi atau doa yang berlebihan. Bisa jadi, kita melatih diri dengan cara menjaga sikap mental positif, harapkan yang tidak terduga dan belajar menertawakan pengalaman hidup kita.

'belajar menertawakan pengalaman hidup kita' yang ingin saya jelaskan bahwa hidup di dunia hanyalah sementara, terkadang jika kita terlalu serius menjalani hidup tidak seimbang. Ada kalanya kita kembali mengingat kejadian lucu yang membuat hati dan diri kita lebih tentram atau bisa belajar dari pengalaman yang sudah kita lalui.

#3 Pelajaran Penting pada halaman 54, Dale Carnegie menyarankan untuk membuat hidup kita lebih fleksibel dan terbuka terhadap perubahan serta stress. Kemungkinan kamu pernah dan tidak ingin masuk ke lingkaran burnout, mungkin terjadi dari akibat stress yang tak berkesudahan, sangat berbeda dengan stress, karena burnout kita cenderung tidak berharap perbaikan apapun. Kita tidak mau terjadi.

1.      Jadwalkan hari khusus : kita bisa mengambil waktu ruang berpikir dengan menciptakannya.

2.      Buat ruang dengan sengaja : belajar berkata "tidak" banyak hal yang datang ke kehidupan kita, yang justru ketika kita hadapi banyak hal yang tidak berarti. Karena untuk membangun parameter di sekeliling ruang pribadi hidup kita itu penting.

3.      Sederhanakan hidup kita secara umum : katanya mah, kita hanya menggunakan 20% milik kita, tetapi menjaga 100% semuanya.

4.      Kembangkan kepuasan: Dale Carnegie berkata, "Mari kita mengisi benak ini dengan kedamaian, keberanian, Kesehatan dan harapan. Karena, hidup kita adalah yang dipikirkan benak kita."

5.      Perlambat langkah, hilangkan ketergesa-gesa : terkadang terlalu cepat, malah membuat kita menciptakan stress bagi diri sendiri juga orang lain di sekitar kita.

6.      Berteman dengan banyak orang : banyak studi menunjukkan bahwa teman-teman yang baik merupakan faktor penting dalam kehidupan yang panjang dan sehat.

Kita tahu, bahwa produktif memang penting, tapi jika kita mengerjakan semuanya tergesa-gesa justru menyebabkan stress dan kecemasan. Jadi, belajarlah untuk mengizinkan diri sendiri untuk melambat, supaya kita punya kesempatan untuk mencium wangi bunga mawar dan hal di sekitar kita dianggap remeh. Bahkan saya sadari, dengan kita tergesa-gesa, fokus kita hanya satu dan itu dominan, di mana yang lain berdampak baik untuk diri kita terlupakan begitu saja, seperti bersyukur. Adanya diri kita yang lambat, cenderung ada rasa Syukur setiap apa yang kita terima dan terus mengusahakan dengan baik tanpa harus mengorbankan Kesehatan fisik dan mental kita.

Sekian dari bedah buku yang berjudul, "Hidup ini Singkat, Jangan Dibawa Berat"  atau "Life Is Short, Make it Great" karya Dale Carnegie.

Sumber referensi : buku "Hidup ini Singkat, Jangan Dibawa Berat" karya Dale Carnegie dan Wikipedia terkait biografi singkat Dale Carnegie. (FAI-32)