Jefferson pun memperingatkan Lewis dan Clark untuk waspada terhadap predator misterius ini.
Rupanya tulang-tulang itu bukan dari singa. Mereka berasal dari seekor sloth raksasa yang sudah punah. Kenny Coogan menjelaskan dalam Ted-Ed "Why are sloth so slow?" pada 25 April 2017.
Sloth purba pertama kali muncul sekitar 35 juta tahun lalu. Puluhan spesies hidup di Amerika Utara, Tengah, dan Selatan, bersama hewan purba lain seperti mastodon dan armadillo raksasa.
Beberapa sloth seperti Megalonychid, seukuran kucing, tapi banyak yang berukuran sangat besar. Sloth yang ditemukan Jefferson, Megalonyx, beratnya sekitar satu ton. Dan itu masih kecil dibanding Megatherium yang bisa mencapai enam ton, beratnya setara gajah.
Sloth raksasa ini menghabiskan waktu di hutan dan savana, menggunakan lengan kuat dan cakar tajam untuk mencabut tanaman dan memanjat pohon, sambil merumput dedaunan, rumput, dan alpukat purba.
Bahkan alpukat mungkin tidak akan ada hari ini tanpa sloth raksasa. Hewan kecil tidak bisa menelan biji alpukat yang besar, tapi sloth bisa dan mereka menyebarkan pohon alpukat ke mana-mana.
Selanjutnya, sekitar 10.000 tahun lalu, sloth tanah mulai punah, bersama mamalia raksasa lain di Belahan Barat. Para peneliti berpikir ini mungkin karena zaman es, persaingan dengan spesies lain, atau bahkan manusia yang tiba di wilayah itu sekitar waktu yang sama.
Beberapa sloth kecil selamat dan bermigrasi ke puncak pohon.
Hari ini, ada enam spesies sloth yang hidup di kanopi hutan hujan Amerika Tengah dan Selatan. Bergantung di pepohonan adalah cara bagus untuk menghindari predator, dan ada banyak daun untuk dimakan.
Tapi diet ini punya kelemahan. Daun tidak banyak mengandung energi, dan yang ada pun sulit diekstrak. Sloth punya strategi khusus untuk mengatasi ini.
Sloth memaksimalkan energi dari makanan. Mereka punya lambung multi-ruang yang memproses makanan selama 5–7 hari bahkan berminggu-minggu. Mereka juga hemat energi, tidak banyak bergerak, lebih banyak makan, istirahat, atau tidur.
Mereka turun dari pohon hanya seminggu sekali untuk buang air.
Sloth juga punya 30% lebih sedikit otot dibanding hewan seukurannya, dan suhu tubuhnya bisa berubah hingga 5°C. Semua ini membuat metabolisme sloth sangat rendah, terendah di antara mamalia.
Gerakannya yang lambat malah membuatnya jadi habitat bagi organisme lain, seperti ganggang (alga) yang tumbuh di bulunya, memberi warna hijau dan membantu kamuflase.
Jadi, bener ga sih Sloth itu mageran? Gimana menurutmu. (ALR-26)
