Cerita klan Meerkat yang bekerjasama dalam melindungi sesama, tapi menjadi sebuah refleksi tersendiri melihat kita yang berorganisasi.
Dari klan Meerkat senior, orang yang lebih terhormat bahkan mempunyai plan terhadap seluruh halnya, dari segi keamanan, makanan sampai mengajar Meerkat lainnya. Seolah menutup kemungkinan kecil untuk memperbaharui sistem yang bisa menyelamatkan dari musibah yang datang.
Mungkin kita hanya fokus pada sistem nantinya berkembang dan sudah paten dalam mensukseskan organisasi tersebut. Tapi, bukan berarti kita menolak inovasi yang kemungkinan besar jika dicoba bisa menyelamatkan organisasi, sama halnya seperti klan Meerkat junior.
Meerkat junior yang diabaikan terdorong mencari klan lain yang bisa menerima inovasinya, dan justru inovasi itu menyelamatkan organisasi klan Meerkat lainnya. Hal ini, peluang besar untuk mendapatkan keberhasilan yang diinginkan.
Kepergiaan Nadia sebagai adik dari Meerkat senior ialah Nicholas, membuat dirinya melihat bahwa ada pemimpin yang loyal dan mau berbaur bahkan menerima usulan dari Meerkat lain tanpa memandang kedudukan sebagai apa di klan tersebut.
Nadia memang hanya sekedar menumpang, mencari dan belajar. Tapi, dia juga tidak melupakan dari mana dia berasal. Kembalinya Nadia dengan pelajaran yang ia bawa dari klan Meerkat yang ia temukan, justru menjadi hal positif dalam membangkitkan kembali organisasi klan Meerkat di tempat kelahirannya.
Dia menjelaskan semua hal secara detail pada sang kakak ialah Nicholas, walaupun banyak yang tidak menerima. Karena sistem lama sudah berdiri dan hanya menunggu keberhasilan, mungkin keajaiban. Tapi, justru dari jatuh sebuah organisasi itu bukan menunggu keajaiban. Tapi, mengevaluasi dan mencari solusi yang terkadang harus mendapatkan resiko lebih besar, ditolak lebih banyak dan tidak diterima di sana sini. Padahal bisa menyelamatkan organisasi tersebut.
Kalo dari beberapa orang bilang, "Jika kamu ingin dipercayai, cobalah untuk memberikan kepercayaan." Tapi, bukan berarti dilepas kendali begitu saja. Dari saran yang baru kemungkinkan itu adalah alternatifnya.
Sama halnya seperti Nadia yang pergi dan kembali, lalu memberikan dampak baik, bahkan dari organisasi yang sebelumnya jatuh, di mana banyak nyawa Meerkat hilang karena menjadi santapan hewan pemangsa. Kini, bisa bangkit dan memberikan dampak baik dari sebelum organisasi klan Meerkat jatuh.
Ada sebuah kutipan panjang dari salah satu pembaca awal :
"dongeng Meerkat dapat memunculkan pemikiran dalam berbagai bidang: beradaptasi dengan lingkungan yang berubah, tantangan yang semakin besar dengan kompleksitas yang berbeda-beda, kerja tim bahkan antara mereka yang ada dalam silo atau generasi yang berbeda, menciptakan keterbukaan bagi gagasan baru yang inovatif, menjadi organisasi pembelajaran yang berkelanjutan, bagaimana menghadapi kesulitan, belajar untuk memimpin, dan memahami perbedaan antara kepemimpinan dan manajemen, itulah beberapa di antaranya."
Kita tahu, ada di antara beberapa orang dalam suatu komunitas yang merasa dirinya tahu segalanya, semua rancangan pasti selalu berhasil dan jika berhasil, "mungkin belum waktunya." Tapi, pernah sekilas menurunkan ego untuk menyadari bahwa "di atas langit, masih ada langit." Begitu juga dengan, kita, 'masih ada yang lebih tua, lebih berilmu, lebih beradab, dari kita.'
Umur memang jadi sebuah tantangan, pengalaman pun maju paling depan mengakui, 'siapa yang lebih hebat dalam bidangnya.' Bolehkah kita menyadari bahwa buku ini, bukan memberikan pelajaran, "siapa yang paling tahu sistemnya dan suksesnya atas sistem yang sudah berdiri bertahun-tahun." Tetapi, melainkan kehadiran dunia yang terus berubah, seiring waktu kemungkinan besar, sistem yang konon-nya dipercayai "akan indah pada waktunya," bisa pupus juga tergantikan yang lebih powerfull.
Kita boleh percaya diri, karena tidak ada yang melarang, tapi mohon! "Jangan sesekali menunjukkan bahwa di satu ruangan, satu komunitas, bahwa dirimu yang paling hebat." Apalagi konteksnya dilibatkan ketika kamu 'menerima untuk dipimpin.'
Kehadiran Nadia datang ke klan Meerkat yang lain, beberapa klan ia lalui, dan baru kali itu ia temukan, pemimpin yang loyal, solid, dan tegas dengan caranya. Bukan berarti ketua Meerkat yang bukan di klan Nadia lemah dan mudah ditindas, melainkan pemimpin itu memberikan kesempatan untuk siapa 'yang berhak bersuara' untuk nantinya sama-sama kita musyawarahkan.
Bila banyak pertentangan ya 'tidak masalah' lagipula, bukankah itu termasuk proses dalam suatu organisasi yang jatuh bangkit kembali?
Source : Beginilah Cara Kami! 'Ketika Organisasi Bangkit, Jatuh, dan Bangkit Kembali' karya John Kotter dan Holger Rathgeber (penulis buku best seller Our Iceberg is Melting)
FAI (32)

