DNA Neanderthal Hilang dari Kromosom X Manusia: Rahasia Kawin Silang Pria Neanderthal dan Wanita Modern -->

Header Menu

DNA Neanderthal Hilang dari Kromosom X Manusia: Rahasia Kawin Silang Pria Neanderthal dan Wanita Modern

Jurnalkitaplus
03/03/26


Jurnalkitaplus - Manusia modern non-Afrika mewarisi 1-2% DNA Neanderthal di genom mereka, namun kromosom X hampir sepenuhnya kosong dari jejak tersebut, sebuah fenomena yang disebut "Neanderthal deserts". Penelitian terbaru dari University of Pennsylvania, dipublikasikan di jurnal Science pada 26 Februari 2026, mengungkap alasan utama: pria Neanderthal lebih sering kawin dengan wanita Homo sapiens daripada sebaliknya. Analisis genom Neanderthal dari situs Altai, Chagyrskaya, dan Vindija justru menemukan 62% lebih banyak DNA manusia modern di kromosom X mereka dibanding kromosom lain.


Studi ini membalik perspektif tradisional dengan memeriksa DNA manusia di genom Neanderthal, bukan sebaliknya. Pewarisan kromosom X menjelaskan pola ini: pria Neanderthal mewariskan kromosom X mereka hanya ke anak perempuan, sementara keturunan dari wanita manusia modern membawa DNA X Homo sapiens ke populasi Neanderthal. Hipotesis lama bahwa gen Neanderthal toksik dihilangkan oleh seleksi alam ditolak, karena pola simetris tidak terlihat di sisi Neanderthal.


Model matematis dalam penelitian ini mengonfirmasi bahwa bias kawin silang satu arah—pria Neanderthal dengan wanita manusia—adalah penjelasan paling sederhana, bahkan melebihi skenario migrasi berbasis gender. Tim peneliti dipimpin Sarah Tishkoff menekankan dinamika sosial purba ini membentuk genom manusia saat ini, tanpa melibatkan faktor genetik berbahaya.


Temuan ini tidak hanya mengubah pemahaman tentang interaksi Neanderthal-Homo sapiens sekitar 50.000 tahun lalu, tapi juga membuka wawasan evolusi manusia modern. Di era genetika presisi, studi seperti ini memperkaya narasi asal-usul kita, menunjukkan bahwa atraksi antarspesies purba masih memengaruhi DNA kita hari ini. (FG12)


Sumber : Sciencealert.com