Kopi Berkafein dan Teh Turunkan Risiko Demensia Hingga 50% -->

Header Menu

Kopi Berkafein dan Teh Turunkan Risiko Demensia Hingga 50%

Jurnalkitaplus
01/03/26



Jurnalkitaplus - Studi terbaru mengungkap bahwa konsumsi kopi berkafein dan teh secara rutin dikaitkan dengan penurunan signifikan risiko demensia, menawarkan harapan baru bagi pencegahan penyakit otak degeneratif pada usia lanjut.


Temuan Studi Skala Besar


Dilansir dari Forbes.com, sebuah penelitian yang melibatkan lebih dari 130.000 orang dewasa sejak 1980 hingga 2023 menemukan bahwa peminum kopi berkafein hanya mengalami 141 kasus demensia per 100.000 orang-tahun, jauh lebih rendah dibandingkan 330 kasus pada kelompok non-peminum.


Konsumsi teh juga menunjukkan korelasi positif dengan fungsi kognitif lebih baik, optimal pada 2-3 cangkir kopi atau 1-2 cangkir teh per hari.


Peran Kafein yang Krusial


Hanya kopi berkafein yang memberikan pengurangan risiko demensia lebih dari 50% beserta peningkatan performa kognitif; kopi decaf tidak menunjukkan manfaat serupa. Para peneliti menduga kafein, metabolitnya, serta senyawa bioaktif lain berperan melindungi otak dari kerusakan.


Keterbatasan dan Rekomendasi


Studi ini bersifat observasional sehingga belum membuktikan hubungan sebab-akibat, dengan kemungkinan pengaruh faktor gaya hidup lain.


Diperlukan penelitian lanjutan untuk konfirmasi mekanisme dan adaptasi pada populasi global. Konsumsi moderat tetap disarankan untuk manfaat maksimal tanpa efek samping. (FG12)


Sumber forbes.com