Jkpers yang berbahagia, bulan Juni ini setidaknya ada 3 peristiwa penting untuk dijadikan sebagai refleksi kita. Selain tentu saja hari lahirnya Pancasila, lalu ada pergantian tahun Hijriyah 1448 H selalu menginspirasi untuk menjadi bahan diskusi. Jurnalkitaplus versi majalah yang bulan Juni ini memasuki edisi yang ke 76 menyapa pembacanya dengan bacaan yang menginspirasi dan menggoda disetiap rubrik andalannya.
Berikut adalah intisari dari rubrik Fokuskita untuk majalah Jurnalkitaplus edisi 76 yang menyajikan kisah-kisah tragis sekaligus heroik dari tiga perempuan tangguh dalam sejarah dunia:
Tragedi Berdarah Ratu Sembilan Hari
Kisah memilukan tentang Lady Jane Grey, seorang remaja jenius penguasa enam bahasa yang terjebak dalam pusaran ambisi politik dan perebutan kekuasaan antara faksi Protestan dan Katolik di Inggris abad ke-16. Hanya sembilan hari setelah dipaksa naik takhta, kekuasaannya runtuh, membawanya ke balik jeruji Menara London sebagai tawanan. Di tengah kepungan intrik politik, ia dipaksa menghadapi pilihan mustahil antara melepaskan imannya atau melangkah ke panggung eksekusi tempat kapak algojo sudah menantinya.
Gugurnya Sang Putri Cendekia Alexandria:
Sorotan tajam pada kehidupan Hypatia dari Alexandria, salah satu filsuf, astronom, dan matematikawan perempuan terbesar di zaman Yunani Kuno yang pemikiran revolusionernya melampaui zaman. Keberaniannya mempertahankan tradisi paganisme dan jubah akademiknya di tengah meluasnya fanatisme buta, memicu kemarahan massa religius yang radikal. Tanpa ampun, ia diculik dan diseret di sepanjang jalan kota, menghadapi akhir hidup yang mengerikan di bawah siksaan yang tak terbayangkan kejamnya.
Nusaibah binti Ka’ab, Sang Perisai Rasulullah:
Kisah kepahlawanan luar biasa dari Nusaibah binti Ka’ab, seorang muslimah pemberani yang membuktikan bahwa medan laga bukan hanya milik kaum pria. Ketika situasi Perang Uhud berbalik mencekam akibat keteledoran pasukan pemanah, Nusaibah langsung menghunus pedang dan tameng demi melindungi Rasulullah di garda terdepan. Dengan belasan luka menganga di sekujur tubuh dan darah yang terus mengalir membasahi sorbannya, ia menolak untuk mundur satu langkah pun demi cinta dan kesetiaannya.
Ingin tahu bagaimana detik-detik terakhir yang menegangkan dari akhir hayat Lady Jane Grey dan Hypatia, serta bagaimana kelanjutan perjuangan Nusaibah di medan laga selanjutnya? Simak ulasan mendalam, fakta sejarah tersembunyi, dan analisis lengkapnya hanya di rubrik Fokuskita, dan masih banyak lagi artikel menarik di majalah Jurnalkitaplus Edisi 76! Jangan sampai kehabisan!

