Badai Debu Saudi Turun 99%, Dukung Net Zero 2060 -->

Header Menu

Badai Debu Saudi Turun 99%, Dukung Net Zero 2060

Jurnalkitaplus
14/07/26


Uploaded Image
Foto: Saudi Gazette


Bulan Juni 2026 menjadi bulan paling bersih dari badai debu dan pasir di Arab Saudi dalam 25 tahun terakhir. Menukil Saudi Gazette (13/7), Pusat Meteorologi Nasional atau NCM mencatat kejadian debu turun 99% di bawah rata-rata historis. 

Hampir tidak ada badai sama sekali di seluruh wilayah Kerajaan sepanjang bulan ini. CEO NCM, Ayman Ghulam, menyampaikan bahwa penurunan badai pasir dan debu terjadi merata. Wilayah Perbatasan Utara bahkan mencatat penurunan 100%.

Sementara wilayah tengah yang meliputi Riyadh, Qassim, dan Al Kharj turun 99%. Provinsi Timur seperti Al Ahsa, Dammam, dan Dhahran juga mengalami penurunan yang sama di angka 99%. 

NCM menyebut terdapat beberapa faktor penyebab langit Saudi lebih bersih dari biasanya. Salah satunya adalah Inisiatif Hijau Saudi atau Saudi Green Initiative (SGI). Ini adalah program nasional Arab Saudi untuk menanam miliaran pohon, memperluas ruang hijau, dan memulihkan lahan agar iklim jadi lebih sejuk. 

Selain itu, terdapat pula program penyemaian awan yang dilakukan Kerajaan untuk menambah curah hujan. Peningkatan tutupan vegetasi, pengelolaan penggembalaan yang lebih tertata, dan melemahnya pola cuaca yang biasanya memicu badai juga ikut berperan. 

Pusat Regional untuk Badai Pasir dan Debu memantau hal tersebut memakai sistem data satelit, jaringan pemantau aerosol AERONET, teknologi LiDAR, model prakiraan cuaca numerik, sampai peralatan khusus untuk mengambil dan menganalisis sampel debu. 

Bersamaan data yang terus diperbarui setiap hari, pusat ini dinilai mampu mempertegas layanan peringatan dini. Prakiraan jadi lebih akurat dan otoritas terkait juga terbantu dalam mengambil langkah cepat. 

Dampaknya langsung terasa ke kesehatan masyarakat, lingkungan, dan jalannya kegiatan ekonomi yang tidak lagi sering terganggu badai. (ALR-26)